Friday, December 4, 2015

Pengolahan Herbal Jahe Untuk Kesehatan

Rempah-rempah umumnya mengandung komponen bioaktif yang bersifat antioksidan (zat pencegah radikal bebas yang menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh), dan dapat berinteraksi dengan reaksi-reaksi fisiologis sehingga mempunyai kapasitas antimikroba, antipertumbuhan sel kanker, dan sebagainya. Dari kelompok bahan pangan rempah-rempah, jahe merupakan komoditi yang paling banyak digunakan. Jahe termasuk tanaman rempah obat yang bernilai ekonomi.


Tingginya penggunaan jahe disebabkan karena aroma yang khas, dapat diterima, dan dinikmati dalam lauk, kue, manisan, permen, maupun minuman. Secara ilmiah, jahe telah diteliti mampu meningkatkan aktivitas salah satu sel darah putih. Hasil ini mendukung data empiris yang dipercaya masyarakat bahwa jahe mempunyai kemampuan sebagai anti masuk angina, suatu gejala menurunnya daya tahan tubuh sehingga mudah terserang oleh virus (influenza). Selain itu, jahe juga memiliki aktivitas antioksidan. Studi pada mahasiswa yang diberi minuman jahe menunjukkan adanya perbaikan sistem imun (kekebalan tubuh).
Jahe dapat diolah menjadi berbagai produk yang sangat bermanfaat dalam menunjang industri obat tradisional, farmasi, kosmetik serta industry makanan dan minuman. Bentuk minuman jahe diantaranya sari jahe, sirup, jelly, teh jahe. Dalam pengolahannya, jahe dapat dikombinasi dengan bahan lain yang mempunyai efek sinergis menjadi minuman fungsional yang memberikan efek positif pada kesehatan.
Sumber:
Minuman Fungsional Jahe Rosella, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta: 2012


Ternyata Songket Bukan Dari Indonesia!

Hampir seluruh daerah di Sumatera, dari Aceh sampai Lampung, memiliki tenun songket. Ada songket Aceh, songket Minang, songket Jambi, songket Palembang, dan songket Lampung. Nah, dari daerah mana songket yang dipunyai di rumah?

Dari manapun songket yang dikoleksi di rumah, kita patut bangga memilikinya. Karena selain cantik, songket yang dibuat dengan proses unik, memiliki makna filosofis yang dalam sehingga bernilai seni tinggi . Makna tersebut tercermin dari motif-motif atau ragam hias yang terdapat di kainnya.

Tapi tahukah, dari mana asal songket? “Songket berasal dari India,” ungkap relawan kain Sativa Sutan Aswar atau akrab disapa Atitje, dalam talkshow yang digelar Komunitas Cinta Berkain di Jakarta, Rabu (7/10). (Baca juga: koleksi songket Lampung terbaru)

Bagimana songket akhirnya bisa sampai ke Indonesia dan menjadi tradisi budaya Indonesa? “Ini berawal dari hubungan dagang antara Cina dengan kerajaan di Jambi pada abad ke-6,” tutur Atitje yang melakukan pembinaan pada perajin songket di Jambi dengan uang dari kantongnya sendiri.
Dari Jambi, kapal-kapal Cina terus berlayar ke India. Balik dari India, kapal singgah lagi ke Jambi sambil membawa kain songket dan ditukar dengan rempah-rempah dari Sumatera. “Berikutnya, orang Sumatera membuat sendiri kain songketnya dengan benang emas dan sutera yang dibawa oleh pedagang dari Cina,” tutur Atitje.

Kain songket Indonesia tentunya berbeda motif dengan India. Bahkan antar daerah di Sumatera hingga per kabupaten, berbeda motifnya. “Perbedaan itu karena adanya geografi yang berbeda antarsatu daerah dengan daerah lainnya. Geografi juga membuat adanya perbedaan budaya, dan itu tercermin pada motif-motif kain songket yang dibuat atau diambil dari ayat-ayat kehidupan,” jelas peraih gelar doktor dengan tesis tentang evolusi industri tekstil abad ke-16. 

Sumber:

http://gulalives.com/

Thursday, December 3, 2015

Kain Tenun Songket Lampung Kapal Naga


Songket Lampung atau yang dikenal dengan kain tenun tapis, merupakan kerajinan tangan khas masyarakat Lampung.

Motif kain tapis dirangkai dari benang emas pelintir yang dibuat dengan proses sulam tangan.

Motif kapal sendiri memiliki makna yang menggambarkan kejayaan maritim nusantara pada tempo dulu. (Baca juga: koleksi Rumah Tapis Lampung)

- Ukuran panjang = 100 cm dan lebar = 60 cm
- Motif asli sulam tangan dari benang emas
- Khusus untuk hiasan dinding

- Pemesanan dengan menghubungi 085741887228
- Harga Rp 800.000

Pusat Pengrajin Kain Tenun Tapis

- Ukuran panjang 100 cm dan lebar 60 cm
- Khusus untuk hiasan dinding
- Motif disulam tangan, handmade, bukan bordiran
- 90% kain tenun dihias sulaman benang emas
- Harga Rp 750.000,-

Untuk pemesanan, dengan menghubungi 085741887228

Baca juga info lengkapnya di Rumah Tapis Lampung


Friday, February 6, 2015

Pengaruh Berlebihan Tidur

Sebagian orang mengira bahwa tidur dan menambah porsi tidur merupakan bukti pemberian hak istirahat bagi dirinya sendiri. Padahal sebenarnya tindakan ini justru membahayakan diri sendiri.
Di antara bahayanya, tidur berlebihan dapat membuat seseorang tidak melakukan banyak pekerjaan yang bermanfaat, dan memperkecil pemanfaatan waktu luang yang sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang memberinya manfaat dan kebaikan. Orang yang banyak tidur, pasti banyak merugi.Berbagai kajian dan penelitian menunjukkan pentingnya mengurangi waktu tidur. Dr. Hamdi mengatakan, “Para dokter berpendapat bahwa orang yang membatasi waktu tidurnya justru lebih enerjik dan lebih giat daripada orang yang menambah porsi tidurnya lebih dari delapan jam. Hal itu karena orang yang suka tidur biasanya memiliki sifat gelisah, introvert, terasing, cemas, cenderung impoten, rusak sarafnya, bimbang, dan mudah terpengaruh oleh sebab-sebab yang sepele, serta pesimis. Sebagaimana mereka tidak menyikapi masalah pribadi mereka secara serius. Karena itu, mereka suka tidur dan seolah-olah mereka lari dari kehidupan, dan berbagai masalahnya.”
Jadi, banyak tidur dianggap sebagai tindakan lari dari realitas. Padahal kehidupan ini hanyalah beberapa jam yang digunakan untuk menghadapi realitas ini. Dr. Hamdi juga mengatakan, “Sebagaimana berbagai kajian para peneliti membuktikan bahwa orang-orang yang tidurnya singkat lebih biasa merasakan tidur nyenyak daripada orang-orang yang tidur lebih banyak dari ukuran yang normal. Jadi, banyak tidur itu tidak sehat, sedangkan tidur minimal itu dapat menjadi obat.”
Di antara waktu yang sering dilalaikan banyak orang dan diisi dengan tidur adalah waktu setelah subuh. Padahal waktu setelah subuh merupakan waktu yang diberkahi. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah memotivasi kita untuk mencari rizki dan ilmu sedini mungkin, karena beliau mengetahui adanya kebaikan dan keberkahan di waktu pagi.

Friday, January 30, 2015

Biografi Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Beliau adalah seorang cendikiawan dan filsuf muslim kelahiran Bogor, 5 September 1931 yang menetap di Malaysia. Ia menguasai teologi, filsafat, metafisika, sejarah, dan literatur.

Naquib berasa dari Hadramaut (keturunan Arab Yaman). Dari garis ibu, Naquib keturunan Sunda, sekaligus memperoleh pendidikan Islam di kota Bogor. Sementara dari jalur ayah, ia mendapatkan pendidikan kesusastraan, bahasa, dan budaya Melayu. Ayahnya yang masih keturunan bangsawan Johor itu, membuat Naquib memiliki banyak perhatian tentang budaya Melayu sejak muda.

Naquib memberi perhatian yang sangat besar pada bidang pendidikan Islam. Pada Konferensi Dunia Pertama Pendidikan Islam di Mekah, 1977, ia mengungkap konsep pendidikan Islam dalam bentuk universitas. Respon bagus muncul dan ditindaklajuti oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang menjadi sponsor pendirian Universitas Islam Internasional (IIU) Malaysia pada 1984.

Klik untuk baca selengkapnya 

Thursday, January 29, 2015

Dampak Pengawet Makanan

Penggunaan bahan pengawet pada makanan dan minuman dimaksudkan untuk menekan pertumbuhan mikroogranisme yang merugikan, menghindarkan oksidasi makanan sekaligus menjaga nutrisi makanan. Bahan pengawet itu sendiri ada beberapa macam. Diantaranya adalah bahan yang diperoleh dari bahan natural, seperti gula dan garam, yang telah disebutkan di atas. Ada pula yang dibuat secara artifisial, menggunakan zat-zat kimiawi. Natrium Benzoat misalnya, dikenal dengan nama Sodium Benzoat atau Soda Benzoat. Bahan pengawet ini merupakan garam asam Sodium Benzoic, yaitu lemak tidak jenuh ganda yang telah disetujui penggunaannya oleh Food, Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, dan telah digunakan oleh para produsen makanan dan minuman selama lebih dari 80 tahun untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme (jamur).

International Programme On Chemical Safety tidak menemukan adanya dampak terhadap kesehatan manusia dengan dosis sebesar 647-825 mg/kg berat badan per hari.


Degradasi Sodium Benzoat (yang dihasilkan dalam tubuh dari garam sodium) telah dipelajari secara detail dan menunjukkan bahwa bahan-bahan ini tidak berbahaya. Sekitar 75-80% dikeluarkan dalam jangka waktu 6 jam dan seluruh dosis akan dikeluarkan dari dalam tubuh dalam jangka waktu sekitar 10 jam. Batasan yang ditentukan untuk Sodium Benzoat adalam makanan bukan karena sifat racunnya, melainkan karena jumlahnya melebihin 0,1%, bahan ini dapat meninggalkan rasa tertentu yang tidak enak di mulut.

Klik untuk baca selengkapnya 



 
Kami menyediakan kain songket khas Lampung yang dikenal sebagai kain tenun tapis. Produk tapis ini khusus untuk dipigura, sebagai hiasan dinding di ruang tamu rumah, kantor, hotel, maupun masjid.

Kain tenun yang sangat elegan, sehingga dapat memperindah suasana ruangan Anda, serta menambah suasana religiusitas.

Ukuran panjang = 100 cm dan lebar = 60 cm
Untuk pemesanan, silahkan hubungi 085741887228
Email: andirahmanto2807@gmail.com 


Kain Tenun Tapis Motif Ayat Kursi Bordir

- Harga Rp 350.000,- per satuan
- Harga grosir Rp 750.000,- tiga kain
- Kain tenun asli
- Motif dibordir, tanpa sulam
Kain Tenun Tapis


Kain Tenun Tapis Motif Ayat Kursi Sulam

- Harga Rp 500.000
- Kain tenun asli
- Motif disulam, tanpa bordir


Kain Tenun Tapis Motif Ayat Kursi Full Benang Emas

- Harga Rp 700.000,-
- Kain tenun asli
- Kain tenun dihias full benang emas
- Motif disulam, tanpa ada bordir
Add caption